Senin, 20 Juli 2009

Existing Campaign

Campaign ini sudah pernah dilakukan oleh Pepsodent. Dengan tema Apresiasi Pepsodent dalam Gerakan Nasional “Senyum Indonesia Senyum Pepsodent”
Pepsodent memberikan donasi sebesar Rp. 100 juta untuk menciptakan generasi Senyum Indonesia kepada guru sekolah dasar, kader kesehatan posyandu dan media guna meningkatkan kesehatan gigi dan mulut bangsa dimulai dari kebiasaan anak-anak. Gerakan ini menghasilkan 14 Peri Gigi Pepsodent Terbaik (kader kesehatan gigi dan mulut dari kalangan guru sekolah dasar)dan 7 Ibu Senyum Pepsodent Terbaik (kader kesehatan gigi dan mulut dari Posyandu). Di dalam acara penobatannya yang dilaksanakan pada tanggal 18/12/2007 dalam acara Hari Apresiasi Pepsodent ini, turut dimeriahkan oleh Melly Goeslaw dan kolaborasi parodi kelompok lawak Bajaj, Olga dan Ulfa. 9 wartawan terbaik (wartawan tulis dan foto) juga turut diberikan apresiasi atau penghargaan karena telah membantu mempublikasikan pesan-pesan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat melalui medianya masing-masing.
Setelah Pepsodent memberikan workshop, guru-guru SD serta ibu-ibu Posyandu di beberapa daerah dengan semangat memberikan pelajaran tentang kesehatan gigi dan mulut seperti yang dilaporkan kembali kepada Pepsodent. Kami mengadakan acara ini, sebagai ungkapan terima kasih bagi mereka yang sudah bersedia menyatukan misi yakni meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.
Selama tahun 2007, Pepsodent menyelenggarakan workshop bertema ‘Melahirkan Generasi Penuh Senyum bagi Indonesia’ dan periksa gigi gratis di 16 kota Jawa dan Sumatera. Workshop yang dibimbing oleh para pakar kesehatan ini memberikan pendidikan tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut kepada guru-guru SD dan ibu-ibu Posyandu dengan cara yang tidak membosankan. Kemudian mereka meneruskan ke daerahnya masing-masing. Setelahnya diharapkan untuk memberikan laporan kembali kepada pihak Pepsodent. “Dari hasil laporan yang Pepsodent terima, terpilihlah Peri Gigi Pepsodent Terbaik dan Ibu Senyum Pepsodent Terbaik yang merupakan kader-kader kesehatan gigi dan mulut di lingkungan sekolah dan masyarakat.” ungkap Felicia, Kader kesehatan yang berperan strategis dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan mulut dan gigi. Faktanya bahwa setengah populasi usia 10 tahun ke atas di Indonesia mengalami masalah karies gigi yang belum ditangani. Berdasarkan Survey Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) 2004, karies merupakan masalah dalam kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan prevalensi 90,05%. Tingginya prevalensi karies tidak diimbangi oleh tenaga kesehatan gigi dan mulut yang memadai. Rendahnya rasio dokter gigi terhadap penduduk Indonesia, yaitu 1:21.500 masih sangat jauh di bawah rasio ideal 1:2000 menurut standard World Health Organization (WHO).
Oleh karena itu, Pepsodent mendonasikan uang sebesar Rp 100 juta melalui Dana Kemanusiaan Kompas (DKK) yang rencananya akan digunakan untuk pembangunan fasilitas kesehatan terutama gigi dan mulut di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu daerah dengan tingkat kesehatan terendah dan Yayasan Al-Jihad di kawasan Tanjung Priok guna perbaikan kesehatan gigi dan mulut bagi murid-murid Madrasah Ibtidaiyah di bawah naungan yayasan tersebut dan beasiswa bagi murid berprestasi. Masing-masing pihak mendapatkan Rp 50 juta.
Pepsodent mengadakan lomba foto, dimana setiap masyarakat yang mengirimkan foto senyumnya, Pepsodent menyumbangkan Rp 100. Kemudian dari foto-foto tersebut, dipilih 11 foto senyum terbaik dengan hadiah utama Rp 100 juta. Strategi ini sengaja dibuat oleh Pepsodent sehingga dana Rp 100 juta tersebut dianggap berasal dari masyarakat juga. Cara yang unik.
“Dengan antusiasme para kader kesehatan dan terselenggaranya penobatan Peri Gigi Pepsodent dan Ibu Senyum Pepsodent, merupakan satu indikasi penting bahwa upaya Pepsodent dalam membina dan membentuk kader kesehatan gigi dan mulut telah berhasil dilaksanakan tahun ini. Harapan Pepsodent, semoga berbagai usaha yang dilakukan baik tahun ini maupun di masa yang akan datang, dapat terus memotivasi para kader dan mendorong munculnya kader-kader kesehatan gigi dan mulut lainnya. ” akhir Felicia.
Tentang Gerakan Nasional ‘Senyum Indonesia Senyum Pepsodent’
Fokus kegiatan:
1. Gerakan Sikat Gigi Bersama , yang dilakukan serentak di Jakarta dan Makassar dengan melibatkan kurang lebih 18.500 orang (anak-anak dan dewasa);
2. Seminar Nasional Senyum Indonesia dengan tema ‘Optimalisasi Peran Serta Aktif Masyarakat sebagai Kader Kesehatan Gigi dan Mulut’ di Jakarta;
3. Workshop Edukasi Kader Kesehatan untuk Posyandu dan Guru-guru SD di Jawa Timur dan Jawa Barat;
4. Program Ke Sekolah (School Program), sebagai kelanjutan program tahun sebelumnya, yang menjangkau sekitar 160.000 anak di lebih dari 500 SD di berbagai kota di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi;
5. Periksa Gigi Gratis (Free Dental Check-up) di kota Jawa dan Sumatera
6. Lomba Sejuta Foto ‘Senyum Indonesia Senyum Pepsodent’ dan Donasi bagi Senyum Indonesia, dimana Pepsodent mendonasikan Rp 100,- per foto bagi pembangunan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.

Inspirasi sumber : http://www.unilever.co.id/id/ourcompany/beritaandmedia/siaranpers/_2007/ApresiasiPepsodentdalamGerakanNasionalSenyumIndonesiaSenyumPepsodent.asp

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar